Selasa, 10 Maret 2020

Sherly Annavita Rahmi Tegaskan Kerja di TI Harus Dikerjakan Serius Karena Terdapat Beberapa Urgensi

SMA MUNAMPA. Literasi di media sosial dapat kita jadikan lapangan baru bagi kerja sosial. Kerja-kerja di bidang teknologi informasi ini perlu dikerjakan secara serius karena memuat beberapa urgensi.
Demikian dikatakan Content creator and millenial influencer, Sherly Annavita Rahmi, saat seminar nasional yang digelar oleh Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMAM 6 paciran di halaman SMAM 6 Paciran, Ahad (5/1) kemarin.
“Diantara urgensi itu menyelamatkan masa depan anak-anak muda, karena pengguna mayoritas internet dari cara berfikir yang instan akibat akses informasi yang begitu mudah” kata Sherly Annavita Rahmi.
Wanita yang menjadi sorotan pemberitaan setelah penampilannya di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) ini menegaskan, paling tidak anak-anak muda ini dapat membiasakan diri untuk tidak menelan informasi yang secara mentah.
Selain itu, menurutnya, dari berbagai buku atau artikel itu juga, kita berharap akan melihat perkembangan Islam di Indonesia yang penuh dengan keramahan.
“Strateginya, sejak sekarang para generasi milenial perlu membuka kelas-kelas diskusi dengan mendatangkan mentor yang sesuai bidangnya, dan bisa diikuti oleh warga seluruh dunia” ungkapnya.
Seminar yang digelar Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMAM 6 Paciran tersebut mengambil tema “Generasi milenial dan tantangan masa depan” . Dan narasumber Sherly berharap kepada semua peserta membuat karya sebagai rujukan untuk membaca pergerakan Islam Indonesia. (Fathan Faris Saputro)

Seminar IPM Juga Diserbu Penjual Musiman


Setiap ada kegiatan besar banyak pedagang musiman bermunculan menjajakan beragam makanan dan minuman. Seperti di lokasi seminar nasional IPM SMA Muhammadiyah 6 Pesantren Karangasem Paciran Lamongan, Ahad (5/1/2020).
Para pedagang ini menjual aneka makanan dan minuman seperti es, gorengan dan lainnya.
Seorang pedagang Aulia  mengatakan, setiap ada kegiatan besar selalu menjajakan minuman es buah dan lainnya di lokasi tersebut. Ia menggelar dagangannya di halaman rumah warga.
”Saya  menyiapkan tiga kali lipat porsi pada hari ini. Alhamdulillah ada kegiatan besar yang diadakan IPM SMAM 6 ,” katanya.
Aulia menyatakan, adanya seminar ini menjadi berkah tersendiri baginya. Pasalnya, dagangannya laku, dia bisa meraup cukup banyak pembeli.
”Gorengan sangat banyak peminat. Gorengan buah ini menjadi primadona bagi warga Paciran maupun peserta yang hadir,” ujarnya.
Selain pedagang es dan gorengan, di beberapa sudut jalan juga banyak pedagang  yang menjual makanan seperti sempol, sosis, kudapan lainnya.
Salah seorang pembeli, Meli, menyebutkan, es dan gorengan enak. ”Es buah memang segar, apalagi diminum saat panas-panas setelah mengikuti seminar seperti ini,” katanya. (*)

Senin, 09 Maret 2020

Inilah Kebutuhan Era Milenial yang Harus Dipahami Anak Muda

Anak muda milenial diharap memahami perubahan kebutuhan zaman now agar tetap eksis dan sukses menjalani kehidupan.
Hal itu disampaikan motivator Sherly Annavita Rahmi dalam seminar nasional yang membahas Generasi Milenial dan Tantangan Masa Depan yang digelar Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMA Muhammadiyah 6 Paciran di halaman sekolah, Ahad (5/1/2019).
Sherly menyampaikan, ada tiga ciri perubahan yang sangat tampak pada era milenial. Pertama, untuk bisa berkiprah di zaman now yang diperlukan adalah keunggulan kolaboratif. Yakni kemampuan berjejaring dan berkolaborasi.
”Kolaborasi telah menjadi ciri khas generasi ini. Dari pada berkompetisi, kita lebih suka berkolaborasi agar sama-sama maju,” kata Sherly yang lulusan Jurusan Hubungan Internasional Universitas Paramadina Jakarta.
Kedua, sambung dia, harus efektif menarik minat genetasi millenial. Daripada berebut relasi kuasa, lebih baik membuka seluas-luasnya ruang berbagi.
Ketiga, suka hadir di media sosial mencari panggung. Tak perlu lagi menunggu mempunyai kelebihan, atau mencari-cari  perhatian media massa.
”Dengan menjadi blogger, telegram, Youtuber, membuat Fanpage, membuat tulisan atau foto dimuat di medsos sudah mendapatkan panggung. Panggung itu kian terbuka jika dikolaborasikan, berbagi,” ujar wanita hobi membaca buku kisa sukses ini.
Dia juga membicarakan tantangan masa depan. Mengupas pemikiran tomorrow is today yakni masa depan generasi millenial tergantung apa yang dikerjakan saat ini.
Dua langkah yang harus dikerjakan anak muda milenial untuk menggapai masa depan untuk sekarang, menurut Sherly, pertama, menumbuhkan keunggulan adaptif dalam bentuk penguatan karakter, kompetensi, kultur kerja, kesiapan mental, fisik, dan teknologi perkaderan dalam mengantisipasi perubahan serta responsif dalam berkarya.
”Kedua, memperluas inovasi dalam sistem perkaderan yang meliputi bidang rekrutmen kader dan branding dari sistem perkaderan,” tutupnya. (*)

Minggu, 03 Maret 2019

PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU 2020/ 2021

Dibuka PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN PELAJARAN 2020/2021

PENDAFTARAN GELOMBANG 1 : TANGGAL  22 - 27 Pebruari 2020
PENDAFTARAN GELOMBANG 2 : TANGGAL  27 Juni - 4 Juli 2020






PENDAFTARAN ONLINE DIMUALI TANGGAL 1 JANUARI 2020

KLIK GAMBAR UNTUK DAFTAR ONLINE





Selasa, 10 Juli 2018

PENGUMUMAN UMPTKIN 2018

Selamat kepada Siswa ynag di terima di PTN jalur UMPTKIN 2018

1. Azzah Liddiana
    Universitas Walisongo Semarang 
    Jurusan Manajemen Dakwah

2. Yessyca Mahmudia
    UIN Yogyakarta
    Jurusan Sosiologi Agama

3. Karunia Hazymara
    UIN Malang
    Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Rabu, 04 Juli 2018

PENGUMUMAN SBMPTN 2018

Selamat Kepada para Siswa yang di terima di PTN Jalur SBMPTN

Jalur SBMPTN

1. Rahma Dian Wulandari
    UNESA Jurusan Fisika

2. Sifa Mufidatul Akbar AS
    UNESA Jurusan Pendidikan Biologi

3. Rif'atul Fauziyah
    UIN Malang Jurusan Pendidikan IPS

4. Ashabul Firdaus
    Universitas Trunojoyo Jurusan Teknik Mesin

Senin, 28 Mei 2018

SMA MUHAMMADIYAH 6 PACIRAN
MEMBUKA PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU
TAHUN PELAJARAN 2018/2019


DAFTAR ONLINE SEKARANG JUGA ................................